ceLOteh tengah Hujann

Mencari masa di antara Tanya yg bertanya
Menggugah imaji, di bawah sana
Menenggelamkan segala rasa yg menggantung

Aku masih di sini
Dan akan tetap di sini
Lalu, siapa yg akan menghampiriku?
Dan membawaku beranjak dari sini?

Berceloteh rasa ke rasa
Bercengkrama pikiran ke dalam otak yg kamu maksud

Tulip itu takan indah di matamu, jika hanya kau berharap
Berharap untuk dia tetap mengindahkan kedua matamu sayang…

Indahnya sunset takan pernah menghampiri wajahmu,
Jika kaki mu ttp terdiam diantara tapakan aspal

Lembutnya hembusan angin takan pernah menyapa rambutmu,
Jika ragamu, ttp berada di puing2 kerangka egomu

Wajahku bisa sajah berpaling,
Mataku bisa sajah berkedip, tak pedulikan wajah dihadapanku
Tanganku bisa sajah melepaskan genggaman ini,
Kakiku bisa sajah menghentikan langkah ini

Tp…..
Jangan pernah tinggalkan aku
Takan lebih baik, aku tanpa kamu

Jangan biarkan aku sepi, dan menghantui rasa-rasa ramai di gemerlapnya lampu diskotik
Takan lebih baik, aku tanpa dunia mu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s