ayah (Bukan ayah)

Ayah…
Se ramah itukah ?
Se peduli itukah?
Se baik itu kah?
Lalu bagaimana dengan aku, ayah?

Kau masih ingin melihat kesungguhanku mendapatkanmu!!

Mengapa aku tak pernah mendengar kata per kata dari mu?
Mengapa aku masih seperti orang asing di matamu?
Mengapa aku masih meragu (akan mu)?
Mengapa kau tak tunjukan senyum indahmu padaku?

Ayah…
Hanya kau yg ku tunggu di sini,
Ucap mu !!!

Bicaralah,
Ayah…
Kami selalu menyayangimu!
(Walau aku bukan kandungmu)

Ayah…
Smoga Allah senantiasa memberikanmu umur panjang yang berkah,
Ayah…
Aku masih menunggu mu.

Kau lelaki baik,
Sangat baik untuk anak anakmu,
Kau pasti bangga memiliki mereka,
Merekapun juga!

Ayah…
Apa yg harus aku lakukan?
Apakah kau masih mengijinkanku untuk menunggumu?

Ayah, sekali saja kau panggil aku dengan “nak” atau panggil namaku.
Tenangkan jiwa yg di sini ayah…
Ayah…

2 thoughts on “ayah (Bukan ayah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s